Di dunia yang serba cepat dan kacau saat ini, kita mudah merasa terputus dari diri kita sendiri dan alam semesta di sekitar kita. Kita sering mendapati diri kita terjebak dalam hiruk pikuk kehidupan sehari-hari, terus-menerus melakukan banyak tugas dan memikul berbagai tanggung jawab. Hal ini dapat membuat kita merasa kewalahan, stres, dan terputus dari jati diri kita yang sebenarnya.
Salah satu cara untuk melawan perasaan terputus ini adalah melalui latihan mindfulness. Mindfulness adalah praktik untuk hadir pada saat ini, menyadari sepenuhnya pikiran, perasaan, dan sensasi kita tanpa menghakimi. Ini melibatkan perhatian pada napas kita, tubuh kita, dan dunia di sekitar kita dengan rasa ingin tahu dan keterbukaan.
Dengan menumbuhkan kesadaran dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat mulai mengembangkan hubungan yang lebih dalam dengan diri kita sendiri dan alam semesta. Koneksi ini penting untuk kesejahteraan dan kebahagiaan kita secara keseluruhan, karena memungkinkan kita memanfaatkan kebijaksanaan dan intuisi batin kita, dan membantu kita menavigasi tantangan hidup dengan anggun dan mudah.
Namun kewaspadaan hanyalah awal dari perjalanan menuju hubungan yang lebih dalam dengan diri kita sendiri dan alam semesta. Untuk benar-benar menumbuhkan rasa keterhubungan yang mendalam, kita juga harus mempraktikkan Ahliqq.
Ahliqq adalah sebuah konsep yang berasal dari mistisisme sufi dan mengacu pada keadaan yang selaras dengan sifat sejati kita dan ketuhanan. Hal ini mencakup hidup dengan integritas, keaslian, dan kasih sayang, serta menumbuhkan rasa hormat dan syukur yang mendalam terhadap semua ciptaan.
Untuk memupuk Ahliqq, pertama-tama kita harus memupuk kesadaran diri dan penerimaan diri. Hal ini melibatkan meluangkan waktu untuk merenungkan keyakinan, nilai-nilai, dan tujuan kita, serta memeriksa pikiran dan emosi kita dengan kejujuran dan kasih sayang. Dengan mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang diri kita sendiri, kita dapat mulai memupuk rasa kedamaian dan harmoni batin.
Selanjutnya, kita harus melatih cinta diri dan perawatan diri. Hal ini mencakup pemenuhan kebutuhan fisik, emosional, dan spiritual, serta memperlakukan diri sendiri dengan kebaikan dan kasih sayang. Dengan mengasuh diri kita dengan cara ini, kita dapat memupuk rasa kekuatan dan ketahanan batin yang akan membantu kita menghadapi tantangan hidup dengan anggun dan mudah.
Terakhir, kita harus memupuk rasa keterhubungan dengan alam semesta. Hal ini mencakup kesadaran bahwa kita semua saling terhubung dan saling bergantung, dan bahwa tindakan kita berdampak pada dunia di sekitar kita. Dengan memupuk rasa syukur dan hormat terhadap seluruh ciptaan, kita bisa mulai memupuk rasa keterhubungan yang mendalam dengan alam semesta dan seluruh penghuninya.
Kesimpulannya, memupuk hubungan yang lebih dalam dengan diri kita sendiri dan alam semesta memerlukan kombinasi perhatian dan Ahliqq. Dengan mempraktikkan perhatian, kesadaran diri, cinta diri, dan hubungan dengan alam semesta, kita dapat mulai memanfaatkan kebijaksanaan dan intuisi batin kita, dan menjalani kehidupan yang memiliki tujuan, makna, dan kepuasan. Jadi marilah kita memulai perjalanan menuju hubungan yang lebih dalam dengan diri kita sendiri dan alam semesta, dan merangkul keindahan dan keajaiban semua yang ada di dalam dan di sekitar kita.
